; :
Tampilkan postingan dengan label Info Penyakit. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Info Penyakit. Tampilkan semua postingan

Kamis, 12 April 2012

Mengenal kanker leher rahim

Kamis, 12 April 2012


Jahe Merah Karomah | Herbacenter Subang



Deteksi Dini Segera Kanker Leher Rahim


Beberapa fakta mengerikan seputar kanker leher rahim :


  1. Kanker leher rahim merupakan penyebab kematian No.2 didunia setelah kanker Payudara dan No.1 dinegara berkembang
  2. 99.7% disebabkan oleh virus bernama Human Papilloma Virus (HPV)
  3. Minimal 50% Pria & Wanita yang aktif secara seksual terkena infeksi HPV
  4. Infeksi jenis HPV yang ganas akan menyebabkan kanker leher rahim pada wanita
  5. Sebelum usia 50 tahun 80% Pria & Wanita sudah pernah terkena infeksi HPV
  6. Kanker leher rahim dapat dicegah dengan cara pemeriksaan dini dan rutin atau perawatan pada masa pra kanker.
Cara yang paling umum adalah dengan metoda Pap Smear, yaitu dengan melihat sel-sel kanker abnormal pada saat pra kanker atau kanker
Kini tersedia metode deteksi DNA yang memungkinkan HPV ganas atau jinak diketahui dengan detil secara dini sebelum memasuki tahap pra kanker
1. MEtode HYBRID CAPTURE, adalah metode untuk mendeteksi adanya HPV ganas [high risk] / HPV jinak [low risk]
2. Metode PCR (Polymerase Cahin Reaction) ; Penentuan tipe-tipe HPV secara detil
Apakah Kelebihan Deteksi HPV Melalui Tes DNA ?
Sensitif, cepat, akurat dan semi kuantitatif (jumlah virus bisa diketahui
Mendeteksi lebih dini sebelum terjadi perubahan sel akibat infeksi HPV
Virus tipe ganas (Penyebab kanker leher rahim) dan jinak serta tipe HPV yang spesifik dapat diketahui
Proses pengambilan sampel kurang 1 menit, tidak sakit, dengan menggunakan apusan (sapuan dengan kuas halus
Dapat dilakukan secara rutin atau pada pra vaksinasi HPV
Dari sample yang sama dapat dilakukan pemeriksaan terhadap CT/GC (Chlamydia trachomatis & Neisseria gonorrhoea), penyebab penyakit kelamin
Biasanya kanker serviks baru akan menujukkan gejala serius, setelah 10-20 tahun kedepan pada wanita yang menikah atau aktif secara seksual. Karena pada fase prakanker dan stadium awal, memang tidak menujukkan gejala apapun. Dan juga karena banyak dari pasien kanker serviks baru menyadari dan melakukan pengobatan ketika stadium kankernya sudah akut.


Siapa yang berpotensi terinfeksi virus HPV?

Baik wanita maupun pria yang sudah aktif secara seksual, baik wanita maupun pria, sangat berpotensi terjangkit virus HPV. Karena virus ini mudah sekali menjakiti para pasangan yang aktif berhubungan intim.
Meruntun dari penyebab timbulnya penyakit kanker serviks, keberadaan penyakit kutil kelamin juga salah satu faktor pendukung menyebarnya virus HPV. Penyakit kutil kelamin juga disebabkan oleh virus HPV. Namun bedanya, kalau kanker serviks disebabkan oleh HPV tipe 16 dan 18, kutil kelamin disebabkan oleh HPV tipe 6 dan 11.
Kutil kelamin adalah benjolan-benjoilan yang tumbuh pada alat kelamin manusia dalam berbagai variasi bentuk. Pada wanita, kutil kelamin tumbuh pada vulva dan serviks. Sedangkan padapria, kutil kelamin akan cenderung muncul pada penis atau skrotum dan pada beberapa kasus tertentu kutil kelamin tumbuh pada area selangkangan.
Bagi pria yang terkena kutil kelamin, keluhan yang akan dirasakan yaitu rasa gata dan panas, pendarahan dan rasa sakit pada penis, strotum dan daerah anal. Pada wanita, keluhan yang akan dirasakan hampir sama dengan pria, yakni rasa gatal dan panas. Terutama pada wanita yang sedang mengandung, kutil kelamin yang diderita bisa menjangkiti janin dalam kandungannya pada saat lahir.
Kutil kelamin bisa menembus dan bertransmisi pada bayi, sehingga akan menyebabkan timbulnya kutil pada leher bayi dan membuat bayi kesulitan bernafas, yang mengarah pada pertumbuhan kanker leher.


Prosentase penyebaran Kanker Serviks

Di seluruh dunia, kasus penyakit kanker serviks ini sudah dialami oleh 1,4 juta wanita. Dan menurut data Globocan 2002 yang didapat dari Yayasan Kanker Indonesia terdapat lebih dari 40.000 kasus baru kanker serviks dengan kisaran angka kematian yang menembus angka 22.000 pada wanita di Asia Tenggara. Dalam hal ini, Indonesia merupakan negara di ASEAN yang menduduki peringkat teratas untuk total kematian kanker serviks pada wanita dan ditambah dengan angka kasus baru sekitar 20 kasus per hari.

Dampak Kanker Serviks bagi penderita

Tidak hanya sakit secara fisik, namun terjangkit virus HPV – yang menyebabkan kanker serviks dan juga kutil kelamin, bisa menggangu penderita secara psikis, yang menyebabkan turunnya tingkat kepercayaan diri dalam kehidupan sosial dan juga kehidupan rumah tangganya, terutama aktivitas seksual bagi pasanganyang sudah menikah atau aktif secara seksual.

Pencegahan Kanker Serviks

* Bila mungkin, hindari faktor resiko yaitu bergati pasangan seksual lebih dari satu dan berhubungan seks dibawah usia 20 karena secara fisik seluruh organ intim dan yang terkait pada wanita baru matang pada usia 21 tahun.
* Bagi wanita yang aktif secara seksual, atau sudah pernah berhubungan seksual, dianjurkan untuk melakukan tes HPV, Pap Smear, atau tes IVA, untuk mendeteksi keberadaanHuman Papilloma Virus (HPV), yang merupakan biang keladi dari tercetusnya penyakit kanker serviks.
* Bagi wanita yang belum pernah berhubungan seks, atau anak-anak perempuan dan laki-laki yang ingin terbentengi dari serangan virus HPV, bisa menjalani vaksinasi HPV. Vaksin HPV dapat mencegah infeksi HPV tipe 16 dan 18. Dan dapat diberikan mulaidari usia 9-26 tahun, dalam bentuk suntikan sebanyak 3 kali (0-2-6 bulan). Dan biayanya pun terbilang murah.
* Menjaga pola makan seimbang dan bergizi, serta menjalani gaya hidup sehat (berolahraga).

Pengobatan Kanker Seviks

Pengobatan Kanker Seviks dapat dilakukan dengan pembedahan (pengangkatan leher rahim, indung telur dan seluruh jaringan di sekitarnya), Radioterapi dan Kemoterapi. Tingkat keberhasilan pengobatan ini tentunya tergantung dari tingkatan kanker serviks yang dialami oleh si penderita. Dari segi biaya, pengobatan kanker serviks ini tergolong mahal.
Kanker serviks dapat dicegah dan diobati apabila setiap orang menyadari bahwa keberadaan virus HPV ini tidak boleh dipandang sebelah mata dan dapat menyerang siapa saja, tanpa pandang bulu.
Pencegahan dan Pengobatan Alternatif dari Kanker Serviks ini yang relatif aman bisa menggunakan :
  1. Gamat
  2. Spirulina 
Diminum secara bersamaan.
Jika membutuhkan bisa melakukan pemesanan kepada kami. Silahkan hubungi 0813 1353 4388

Di Posting Oleh Muhammad Yusuf - 12.52.00 | it's an information blog Print Ini

Senin, 09 April 2012

Tahukah Anda Zat-zat Kimia Apa Saja yang Bisa Menyebabkan Kanker?

Senin, 09 April 2012

 

Jahe Merah Karomah | Herbacenter Subang

Tahukah Anda Zat-zat Kimia Apa Saja yang Bisa Menyebabkan Kanker?


Anda pasti tahu jenis gelas plastik yang biasanya hanya digunakan sekali pakai saja. Dalam pembuatan gelas yang sering disebut dengan stereofoam tersebut memakai bahan kimia yang disebut styrene. Styrene merupakan salah satu jenis bahan kimia yang mesti diminimalisir penggunaannya dalam kehidupan manusia karena memiliki sifat karsinogenik atau menyebabkan penykit kanker. Selain styrene, menurut Departemen Kesehatan AS, ada bahan kimia lainnya yang bersifat karsinogen yakni cobalt-tungsen carbide, captafol, o-nitrotulene, dan juga riddelline.

Penggunaan styrene untuk berbagai barang yang diperlukan dalam kehidupan sehari-hari sudah begitu luas mulai dari fiberglas, onderdil otomotif, pipa plastik dan juga wadah minuman sekali pakai. Orang yang terkena paparan styrene dalan jumlah yang tinggi akan berisiko terkena serangan kanker leukemia dan limfoma. Selain itu, ada juga fakta yang menunjukkan bahaya styrene bagi manusia karena bisa menyebabkan kanker pankreas dan esofagus.

Selain styrene yang begitu mengerikan bahayanya, ada zat lainnya yang tak kalah berisikonya seperti formaldehyde yang biasanya banyak digunakan sebagai pengawet produk-produk tekstil dan plastik. Zat lainnya ialah asam asritolochic yang banyak dipakai dalam berbagai produk herbal untuk mengobati asam urat, inflamasi dan juga rematik, sebaiknya juga diwaspadai karena cukup berisiko menimbulkan kanker. Meski demikian, penjelasan tersebut bukan berarti bahwa bahan-bahan kimia tersebut bisa secara langsung menjadi penyebab kanker, ada banyak faktor yang juga berperan signifikan seperti kerentanan tiap-tiap orang, besar kecilnya jumlah bahan kimia yang terpapar, dan sebagainya.

Dalam penelitian lainnya yang dilakukan pada tahun 2009 bertajuk Occupational and Environmental Medicine disebutkan bahwa ada bahan kimia yang digunakan dalam pabrik karet yang berpotensi menyebabkan kanker orang-orang yang terpapar secara terus-menerus. Bahan kimia yang disebut dengan MBT dengan rumus kimia 2-mercaptobenzothiazole merupakan bahan yang menyebabkan kanker (karsinogen). Orang yang terkena MBT ini memiliki risiko kanker usus besar dan mieloma ganda lebih tinggi dibandingkan dengan orang yang terbebas dari paparan MBT.

Bahayanya Perfluorocarbon

Mungkin selama ini Anda tidak menyadari bahwa berbagai peralatan didapur mengandung zat kimia yang bernama perfluorocarbon (PFC). Kenapa dan apa itu PFC ini?

PFC merupakan jenis bahan kimia yang banyak digunakan pada produk panci anti-lengket dan pengemas makanan yang bersifat menolak air dan lemak. Biasanya zat ini masuk kedalam tubuh melalui makanan, uap atau debu yang ada disekitar ruangan rumah sehingga Anda pasti tak akan menyadarinya. Menurut penelitian, paparan PFC dalam tubuh manusia khususnya dikalangan perempuan sangat erat kaitannya dengan menopause atau percepatan penuaan yang lebih dini.

Dalam riset yang dilakukan oleh Virginia West Univesity AS menguatkan tingginya kaitan PFC dengan menopause pada perempuan. Hasil tersebut diperoleh dari sampel darah perempuan AS sejumlah 26.000 orang. Dalam riset tersebut ditemukan bahwa kadar PFC yang paling tinggi ditemukan pada perempuan diatas usia 42 tahun. Selain itu, perempuan yang mengandung PFC didalam tubuhnya secara signifikan memiliki kandungan estrogen yang rendah. Karena berbahayanya PFC bagi kesehatan membuat beberapa perusahaan terkenal semacam 3M dan DuPont menyatakan kesetujuannya untuk tidak lagi menggunakan PFC dalam produk-produknya. 3M telah menghentikan pemakaian PFC dalam produksinya sejak tahun 2002 silam, sedangkan DuPont telah secara bertahap melakukannya dan akan total tidak memakai PFC pada 2015 mendatang.

Maka berhati-hatilah ketika Anda akan menggunakan suatu barang, terlebih barang yang digunakan secara intensif dalam keseharian. Begitu juga untuk para pekerja yang bekerja di perusahaan yang membuat produk-produk dengan menggunakan bahan-bahan kimia seperti yang disebutkan diatas patut untuk mempertimbangkan keberlangsungan pekerjaan dibandingkan dengan risiko yang harus dihadapi dikemudian hari.

Sumber : http://www.deherba.com/tahukah-anda-zat-zat-kimia-apa-saja-yang-bisa-menyebabkan-kanker.html

Di Posting Oleh Muhammad Yusuf - 23.20.00 | it's an information blog Print Ini

Sabtu, 07 April 2012

Mengenal Kanker 3

Sabtu, 07 April 2012

 
Jahe Merah Karomah | Herbacenter Subang

Melanjutkan mengenal kanker yu...

Untuk mendeteksi keberadaan kanker, beberapa metode dapat dilakukan, diantaranya, deteksi dini dengan Digital Infrared Imaging atau Pencitraan Inframerah Digital (PID). Teknik ini untuk memonitor kesehatan payudara dan leher rahim pada wanita terhadap adanya proses prakanker.

Tentang prinsip kerja PID, sederhana saja. Benda pada temperatur tertentu akan memancarkan radiasi gelombang electromagnet dari permukaan yang tidak kasat mata, dimana intensitas maksimum terjadi pada panjang gelombang daerah sinar inframerah.

Aktivitas kimia dan aktivitas pembuluh darah didalam jaringan sekitar prakanker yang sedang tumbuh selalu lebih tinggi daripada jaringan normal. Maka dari itulah ia dapat terdeteksi.

Beberapa tes murah meriah dapat dilakukan sendiri dirumah. Misalnya, bagi wanita, melakukan pemeriksaan payudara sendiri (bagi wanita) atau buah zakar bagi pria setiap bulan. Sederhana namun dapat membantu mendeteksi kanker secara dini.

Hal lainnya, memeriksa secara teratur adanya luka terbuka dimulut yang tidak sembuh – sembuh untuk mendeteksi kanker mulut pada stadium dini. Langkah berikutnya adalah terapi pengobatan dengan cara konvensional. Tapi pada kenyataannya pengobatan konvensional sering kali kanker belum bisa diatasi secara total. Disinilah peran tanaman obat/herbal mulai diandalkan. Penggunaan herbal untuk mengobati kanker tidak muncul begitu saja. Ada beberapa pendekatan yang mendasari pengobatan dengan bahan baku tersebut, yaitu sebagai berikut:

1. Hasil penelitian bahwa kanker bersifat reversible (bisa normal kembali)

2. Konsep menghambat pertumbuhan kanker. Kanker tumbuh karena karsinogen dan lingkungan yang mendukung mutasi genetis pertumbuhan. Jika karsinogen dan lingkungan tersebut ditiadakan, pertumbuhan kanker akan terhambat.

3. Konsep penuaan sel kanker. Jika pertumbuhannya dihambat, maka sel kanker tersebut tidak mempunyai kesempatan untuk berkembang, kemudian tua dan mati.

4. Konsep memperkuat sel lain di sekitar kanker. Kanker berkembang dengan cara menyerang sel yang ada disekitarnya, sehingga dengan memperkuat sel sehat di sekitarnya akan terbentuk pertahanan sel yang dapat menahan sel kanker.

Aduuh… Cegah yu!
Sebagai penyakit degeneratif, sebenarnya masalah kanker bisa dicegah dan dikendalikan dengan menghindari faktor-faktor penyebabnya. Inilah yang sering kurang disadari oleh penderita dan pejuang kanker. Padahal menjalani pengobatan kanker (operasi, kemoterapi, radiasi) tanpa menghilangkan faktor-faktor penyebabnya seperti mandi dalam lumpur. Gak akan pernah bersih!

Agar pengobatan berhasil, selain berobat secara medis dan mematuhi nasehat dokter, kita harus melakukan upaya-upaya pengobatan nonmedis. Upaya-upaya pengobatan nonmedis inilah yang dimaksudkan dengan menghilangkan faktor-faktor penyebab/pemicu kanker. Banyak di antara upaya ini yang bisa dilakukan sendiri tanpa perlu keluar rumah, dan kalau dilakukan secara sungguh-sungguh sangat besar pengaruhnya pada proses penyembuhan . Antara lain:

1. Berdoa dapat menyembuhkan kanker
Doa, keikhlasan, dan sikap positif sangat meningkatkan daya tahan tubuh, sehingga tubuh lebih kuat melawan sel-sel kanker (maupun penyakit lainnya). Jadi, buat para inang kanker, hayuu menerima keberadaan kanker itu dengan ikhlas dan pikiran positif, percaya penuh bahwa sesungguhnya Tuhan sedang menurunkan anugerah di balik kondisi sakit tersebut.

2. Menjaga jiwa, sikap, dan perilaku supaya tetap tenang, tidak bingung, tidak sedih berlarut-larut, tidak marah-marah, tidak stress. Jiwa yang tidak stabil membuat tubuh menghasilkan zat-zat beracun, membuat sel-sel tubuh bersifat asam, dan kondisi ini ibarat “pupuk”, sangat disukai sel-sel kanker untuk tumbuh subur.

3. Tetap melakukan aktivitas sehari-hari seperti biasa.

4. Cukup istirahat dan menjaga pola makan.

5. Menghindari polusi, asap rokok, dan sinar matahari berlebihan. Sinar matahari dibutuhkan, tetapi cukup 20 menit sehari, khususnya sinar matahari pagi.

6. Olahraga dan tinggal di lingkungan yang kaya oksigen/banyak tanaman. Olahraga meningkatkan kadar oksigen dalam sel tubuh, sedang kanker benci pada sel yang kaya oksigen, karena dia akan mati merana di dalamnya!

7. Melakukan upaya-upaya untuk meningkatkan daya tahan dan kekebalan tubuh, jika perlu mengkonsumsi jamu, suplemen, atau antioksidan. Tetapi ingat, anda harus tahu persis apa yang anda konsumsi: apa kandungannya, apa manfaatnya, apa efek sampingnya, seberapa takarannya, bagaimana cara mengkonsumsinya, dan bagaimana interaksinya dengan obat-obat lain.

8. Menjaga semangat, jangan sampai kendur, jangan pernah menyerah, walaupun perjuangan harus dilakukan berbulan-bulan, atau bahkan bertahun-tahun. Jika semua upaya nonmedis tersebut bisa dilakukan bersama-sama dengan upaya pengobatan medis, dipastikan hasilnya akan lebih optimal. Kemungkinan sembuh lebih besar, setidaknya keganasan sel-sel kanker dapat dikendalikan, yang artinya dapat memperpanjang usia.

Tips-tips memilih Obat Herbal
Seiring dengan gerakan back to nature, kini kalangan medis pun banyak menganjurkan penggunaan obat kanker alami sebagai pelengkap terapi bagi proses penyembuhan kemoterapi, radioterapi ataupun pembedahan.

Manfaat dan kegunaan tanaman obat bagi para penderita kanker tidak diragukan lagi. Namun yang menjadi kendala utama adalah supply-nya. Bagi kaum awam, tidak mudah mencari dan menemukan tanaman obat disekitar kita. Sebagai alternatif, kini telah tersedia berbagai produk ramuan racikan para herbalis ataupun produk-produk tunggal dengan berbagai merk di pasaran. Tapi, Produk Obat Kanker Herbal mana yang harus dipilih? Berikut beberapa tips:

1. Cek! Komposisi: ramuan tersebut terdiri dari jenis tanaman obat apa saja?

2. Cek! Apakah kemasan hyegenis dan proses pembuatannya benar?

3. Cek! Lama produk beredar di pasaran. Semakin lama beredar biasanya semakin teruji kualitasnya

4. Cek! Kesaksian(Testimony) pemakai. Banyaknya testimony meningkatkan kepercayaan akan khasiat produk

5. Cek! Reputasi perusahaan atau herbalis.

6. Cek! Apakah produk terdaftar di Badan POM

Nah semoga bermanfaat ya ..

By. Abahna Iram.

Di Posting Oleh Muhammad Yusuf - 21.05.00 | it's an information blog Print Ini

Jumat, 06 April 2012

Mengenal Kanker 2

Jumat, 06 April 2012

 

Jahe Merah Karomah | Herbacenter Subang

Kenapa seseorang terkena kanker?

Kenapa seseorang terkena kanker? Biasanya tidak dapat diketahui secara pasti karena bisa jadi disebabkan gabungan dari sekumpulan factor. Tapi ada beberapa faktor yang diduga meningkatkan resiko terjadinya kanker.

1. Faktor keturunan
Faktor genetik menyebabkan beberapa keluarga memiliki resiko lebih tinggi untuk menderita kanker tertentu bila dibandingkan dengan keluarga lainnya. Jenis kanker yang cenderung diturunkan dalam keluarga adalah kanker payudara, kanker indung telur, kanker kulit dan kanker usus besar.

Sebagai contoh, risiko wanita untuk menderita kanker meningkat 1,5 s/d 3 kali jika ibunya atau saudara perempuannya menderita kanker payudara.

2. Faktor Lingkungan
Beberapa kegiatan, tanpa disadari, mengundang resiko tumbuhnya kanker

1. Merokok
Meningkatkan resiko kanker paru – paru, mulut, laring (pita suara), dan kandung kemih.

2. Sinar Ultraviolet dari matahari

3. Radiasi ionisasi dalam sinar rontgen yang dihasilkan dari pembangkit listrik

tenaga nuklir dan ledakan bom atom.

Contoh, orang yang selamat dari bom atom di Hiroshima dan Nagasaki pada Perang Dunia II, berisiko tinggi menderita kanker sel darah, seperti Leukemia.

3. Faktor Makanan yang mengandung bahan kimia.
Hati-hati memilih makanan. Tidak semua makanan sehat lo! Beberapa jenis makanan ternyata bisa menyebarkan surat undangan untuk kanker agar hinggap di tubuh kita.

Catat beberapa jenis makanan berikut:

1. Makanan yang diasap dan diasamkan (dalam bentuk acar) meningkatkan resiko terjadinya kanker lambung
2. Minuman yang mengandung alkohol menyebabkan berisiko lebih tinggi terhadap kanker kerongkongan.
3. Zat pewarna makanan
4. Logam berat seperti merkuri yang sering terdapat pada makanan laut yang tercemar seperti: kerang, ikan, dsb.
5. Berbagai makanan (manis,tepung) yang diproses secara berlebihan

4. Virus
Virus yang dapat dan dicurigai menyebabkan kanker antara lain :

1. Virus Papilloma, menyebabkan kutil alat kelamin (genitalis) juga dicurigai salah satu penyebab kanker leher rahim pada wanita.

2. Virus Sitomegalo menyebabkan Sarkoma Kaposi (kanker sistem pembuluh darah yang ditandai oleh lesi kulit berwarna merah).

3. Virus Hepatitis B dapat menyebabkan kanker hati.

4. Virus Epstein – Bar (di Afrika) menyebabkan Limfoma Burkitt, sedangkan di China virus ini menyebabkan kanker hidung dan tenggorokan. Ini terjadi karena faktor lingkungan dan genetik.

5. Virus Retro pada manusia misalnya virus HIV menyebabkan limfoma dan kanker darah lainnya.

5. Infeksi

1. Parasit Schistosoma (bilharzia) dapat menyebabkan kanker kandung kemih karena terjadinya iritasi menahun pada kandung kemih. Namun penyebab iritasi menahun lainnya tidak menyebabkan kanker.

2. Infeksi oleh Clonorchis yang menyebabkan kanker pankreas dan saluran empedu.

3. Helicobacter Pylori adalah bakteri yang dicurigai penyebab kanker lambung, dan diduga bakteri ini menyebabkan cedera dan peradangan lambung kronis sehingga terjadi peningkatan kecepatan siklus sel.

6. Faktor perilaku

Merokok, mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung lemak dan daging yang diawetkan, peminum minuman beralkohol, melakukan hubungan intim diusia dini dan sering berganti ganti pasangan beresiko lebih tinggi terkena kanker.

7. Gangguan keseimbangan hormonal

Ada kecenderungan bahwa kelebihan hormon estrogen dan kekurangan progesteron menyebabkan meningkatnya risiko kanker payudara, kanker leher rahim, kanker rahim dan kanker prostat dan buah zakar pada pria.

Hal itu terjadi karena hormon estrogen berfungsi merangsang pertumbuhan sel yang cenderung mendorong terjadinya kanker, sedangkan progesteron melindungi terjadinya pertumbuhan sel yang berlebihan. Kaum hawa yang menstruasi memiliki kadar estrogen yang tinggi. Maka wanita

yang mengalami menstruasi dini dan mencapai menopause lambat memiliki resiko terbentuk kanker payudara lebih tinggi. Terlambat mengandung atau tidak memiliki anak juga dapat meningkatkan resiko kanker payudara.

Kabar baiknya, wanita yang menyusui selama paling sedikit 6 bulan berturut – turut dan wanita yang hamil beberapa kali, mendapat resiko lebih rendah terkena kanker payudara. Karena, pada saat kehamilan dan menyusui Hormon progesterone, hormone yang bersifat protektif terhadap kanker yaitu dengan menghambat efek stimulasi estrogen, meningkat.

8. Faktor kejiwaan, emosional

Stress; dendam; kebencian yang mendalam dan sakit hati; dapat menyebabkan atau memperberat kanker. Gangguan emosi ini dapat menyebabkan ganggguan keseimbangan seluler tubuh. Keadaan tegang yang terus menerus dapat mempengaruhi sel, dimana sel jadi hiperaktif dan berubah sifat menjadi ganas sehingga menyebabkan kanker Stres yang berat.

9. Radikal bebas
Radikal bebas adalah suatu atom, gugus atom, atau molekul yang mempunyai electron bebas yang tidak berpasangan dilingkaran luarnya. Misalnya:

1. Radikal bebas yang terbentuk sebagai produk sampingan dari proses metabolisme.

2. Radikal bebas yang masuk ke dalam tubuh dalam bentuk racun-racun kimiawi dari makanan , minuman, udara yang terpolusi, dan sinar ultraviolet dari matahari.

3. Radikal bebas yang terproduksi pada waktu kita makan berlebihan maupun dalam keadaan stress berlebihan, baik stress secara fisik, psikologis,maupun biologis.

Hiii… banyak banget ya penyebab kanker. Seperti pasukan barbar yang siap menyerang kita kapan dan di mana saja. Bagaimana cara kita membuat perisai perlindungan? Mau tau cara dan tips-tipsnya? Yuk… baca terus artikel berikutnya...

Di Posting Oleh Muhammad Yusuf - 04.16.00 | it's an information blog Print Ini

Rabu, 04 April 2012

Mengenal Kanker 1

Rabu, 04 April 2012

 
Info Penyakit
Jahe Merah Karomah | Herbacenter Subang

“Indonesia sangat kaya tanaman berkhasiat antikanker, jauh lebih kaya daripada Cina, dan lebih bagus mutunya. Tetapi mengapa angka kejadian kanker di Indonesia lebih tinggi daripada Cina? Karena orang Indonesia suka sekali makan gorengan…” (Prof. Dr. Li Peiwen, ahli kanker & obat tradisional senior Cina.)

Apa itu kanker?
Sederhananya Kanker adalah suatu penonjolan atau pertumbuhan tidak wajar yang dapat terjadi pada setiap bagian tubuh. Setiap benjolan yang keras, tidak sakit dan tumbuh perlahan-lahan pada salah satu bagian tubuh. Penyakit ini berbahaya dan sering kali memerlukan operasi/pembedahan oleh para medis Lebih lengkapnya Kanker adalah pertumbuhan sel-sel jaringan tubuh yang tidak normal, berkembang dengan cepat, tidak terkendali, dan akan terus membelah diri, selanjutnya menyusup ke jaringan sekitar (invasive) dan terus menyebar melalui jaringan ikat, darah, dan menyerang organ-organ penting serta syaraf tulang belakang. Sel-sel yang berkembang ini akan menumpuk, mendesak dan merusak jaringan dan organ yang ditempati. Penumpukan sel baru inilah yang disebut tumor ganas.

Kanker dapat terjadi disemua organ tubuh dari otak hingga kaki. Bersyukurlah bila kanker terjadi di bagian permukaan tubuh karena dapat dideteksi dan diobati sejak dini. Bila terjadi di dalam tubuh, hmm… biasanya terdeteksi saat stadium lanjut sehingga sulit diobati, Tapi, jangan bersedih. Yuk kita cari tau di artikel selanjutnya bagaimana cara mendeteksi lebih dini dan tips-tips pencegahan dan pengobatan.

Apakah kanker hanya satu macam?
Kankernya sendiri satu nama. Sayangnya ia beranak pinak dan para dokter serta para spesialis bersepakan untuk membuat akte nama anak cucu kanker yang menempati organ tubuh yang berbeda.

Apa sajakah nama mereka?

1. Karsinoma
Jenis kanker yang berasal dari sel yang melapisi permukaan tubuh atau permukaan saluran tubuh, misalnya jaringan seperti sel kulit, testis, ovarium, kelenjar mucus, sel melanin, payudara, leher rahim, kolon, rectum, lambung, pancreas, dan esofagus.

2. Limfoma
Jenis kanker yang berasal dari jaringan yang membentuk darah, misalnya jaringan limfe, lacteal, limfa, berbagai kelenjar limfe, timus, dan sumsum tulang. Limfoma spesifik antara lain adalah penyakit Hodgkin (kanker kelenjar limfe dan limfa)

3. Leukemia
Kanker jenis ini tidak membentuk massa tumor, tetapi memenuhi pembuluh darah dan mengganggu fungsi sel darah normal.

4. Sarkoma
Yaitu jenis kanker dimana jaringan penunjang yang berada dipermukaan tubuh seperti jaringan ikat, termasuk sel – sel yang ditemukan diotot dan tulang.

5. Glioma
Yaitu kanker susunan syaraf, misalnya sel-sel glia (jaringan penunjang) di susunan saraf pusat.

6. Karsinoma in situ
Yaitu istilah yang digunakan untuk menjelaskan sel epitel abnormal yang masih terbatas di daerah tertentu sehingga masih dianggap lesi prainvasif (kelainan/luka yang belum memyebar).

Aduh susah ya nama latinnya. Gimana kalo kenalan lewat nama yang lebih familiar (Indonesia baget). Kanker juga oleh para dokter dan spesialis juga diberi nama menurut gejala organ yang diganggu.

1. Kanker Otak
Sakit kepala yang sangat pada pagi hari dan berkurang pada tengah hari, epilepsi, lemah, mati rasa pada lengan dan kaki, kesulitan berjalan, mengantuk, perubahan tidak normal pada penglihatan, perubahan pada kepribadian, perubahan pada ingatan, sulit bicara.

2. Kanker mulut
Terdapat sariawan pada mulut, lidah dan gusi yang tidak kunjung sembuh.

3. Kanker Tenggorokan
Batuk terus menerus, suara serak atau parau.

4. Kanker Paru-paru
Batuk terus – menerus, dahak bercampur darah, rasa sakit di dada.

5. Kanker Payudara
Adanya benjolan, penebalan kulit (tickening), perubahan bentuk, gatal – gatal, kemerahan, rasa sakit yang tidak berhubungan dengan menyusui atau menstruasi.

6. Kanker saluran pencernaan
Adanya darah dalam kotoran yang ditandai dengan warna merah terang atau hitam, rasa tidak enak terus – menerus pada perut, benjolan pada perut, rasa sakit setelah makan, penurunan berat badan.

7. Kanker Rahim (uterus)
Pendarahan diperiode – periode datang bulan, pengeluaran darah saat mens yang tidak seperti biasanya dan rasa sakit yang luar biasa.

8. Kanker Indung Telur (ovarium)
Pada fase lanjut barulah muncul gejala.

9. Kanker Kolon
Pendarahan pada rectum, ada darah pada kotoran, perubahan buang air besar (diare yang terus menerus atau sulit buang air besar).

10. Kanker Kandung Kemih atau Ginjal
Ada darah pada air seni, rasa sakit atau perih pada saat buang air kecil, keseringan atau kesulitan buang air kecil, sakit pada kandung kemih.

11. Kanker prostat
Kencing tidak lancar, rasa sakit yang terus menerus pada pinggang belakang, penis dan paha atas.

12. Kanker buah zakar/testis
Adanya benjolan pada buah zakar, ukuran penampungan pada buah zakar yang membesar dan menebal secara mendadak, sakit pada perut bagian bawah, dada membesar atau melembek.

13. Limfoma
Kelenjar getah bening membesar, kenyal seperti karet, gatal – gatal, berkeringat pada waktu tidur malam, demam atau penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas.

14. Leukemia
Pucat, kelelahan kronis, penurunan berat badan, sering kena infeksi, mudah terluka, rasa sakit pada tulang dan persendian, mimisan.

15. Kanker Kulit
Benjolan pada kulit yang menyerupai kutil (mengeras seperti tanduk), infeksi yang tidak sembuh – sembuh, bintik-bintik berubah warna dan ukuran, rasa sakit pada daerah tertentu, perubahan warna kulit berupa bercak-bercak.

16. Komplikasi
Komplikasi yang sering terjadi pada pasien kanker adalah infeksi yaitu pada pengidap kanker stadium lanjut. Infeksi terjadi akibat kekurangan protein dan zat gizi lainnya serta penekanan sistem imun yang sering terjadi setelah pengobatan konvensional.

Huft.. banyak banget ya. Sepertinya kanker perlu KB biar gak lagi tambah banyak

Di Posting Oleh Muhammad Yusuf - 08.22.00 | it's an information blog Print Ini

Minggu, 01 April 2012

Seputar Penyakit Cacingan Dan Terapi Pengobatannya

Minggu, 01 April 2012


Info Penyakit
Seputar Penyakit Cacingan 

Jahe Merah Karomah | Herbacenter Subang



Orang yang dikatakan menderita cacingan adalah apabila didalam tubuhnya (perutnya) terdapat cacing. Ada cacing dalam perut bila keluar cacing dari mulut, hidung atau saat buang air besar, atau pada pemeriksaan, tinjanya terdapat telur cacing maka orang tersebut dikatakan cacingan.


Di Posting Oleh Muhammad Yusuf - 20.08.00 | it's an information blog Print Ini

Jumat, 30 Maret 2012

Mengenali Penyakit Asma

Jumat, 30 Maret 2012

 

Jahe Merah Karomah | Herbacenter Subang :
Mengenali Penyakit Asma



Asma adalah keadaan saluran napas yang mengalami penyempitan karena hiperaktivitasterhadap rangsangan tertentu, yang menyebabkan peradangan; penyempitan ini bersifat sementara.

Di Posting Oleh Muhammad Yusuf - 18.47.00 | it's an information blog Print Ini

Sigap terhadap bahaya Tetanus

 

Info PenyakitJahe Merah Karomah | Herbacenter SubangSigap terhadap bahaya Tetanus



Tetanus atau dikenal sebagai seven day disease merupakan penyakit yabg disebabkan oleh clostridium tetani. Bakteri gram positif ini menghasilkan neurotoksin berupa tetanospasmin yang menimbulkan gejala spasme pada penderitanya. Jalan masuk tetanus pada umumnya melalui luka pada kulit akibat terpotong, tertusuk, maupun luka bakar.


Derajat penyakit
Derajat I  (tetanus ringan)
  • Trismus ringan sampai sedang
  • Kekakuan umum: kaku kuduk, opistotonus, perut papan
  • Tidak dijumpai disfagia atau ringan
  • Tidak dijumpai kejang
  • Tidak dijumpai gangguan respirasi
Derajat II (tetanus sedang)
  • Trismus sedang
  • Kekakuan jelas
  • Dijumpai kejang rangsang, tidak ada kejang spontan
  • Takipneu
  • Disfagia ringan
Derajat III (tetanus berat)
  • Trismus berat
  • Otot spastis, kejang spontan<
  • Takipne, takikardia
  • Serangan apne (apneic spell)
  • Disfagia berat
  • Aktivitas sistem autonom meningkat
Derajat IV (stadium terminal), derajat III ditambah dengan
  • Gangguan autonom berat
  • Hipertensi berat dan takikardi, atau
  • Hipotensi dan bradikardi
  • Hipertensi berat atau hipotensi berat

Dalam mengangani kasus tersebut hal pertama yang harus dilakukan adalah mencegah pengeluaran toksin lebih lanjut. Lakukan pembersihan luka secara steril dapat dengan air mengalir maupun alcohol kemudian lanjurkan dengan debridement. Setelah itu berikan antibiotik. Penisilin 1,2 juta IU/hari secara intramuscular (suntikan sampai ke otot) selama 10 hari dapat dijadikan pilihan utama. Pada kasus anak penisilin diberikan dalam dosis besar 50 ribu UI/kgBB/kali tiap 12 jam secara intramuskular selama 7-10 hari. Apabila pasien resisten (kebal) terhadap penisilin, dapat diganti dengan tetrasiklin dosis 30-40 mg/kgBB/24 jam dengan dosis maksimal sebanyak 2 gram. Patut diperhatikan pemberian antibiotic harus disesuaikan dengan pola resistensi kuman setempat.

Setelah pengeluaran toksin dicegah, segera lakukan netralisir toksin yang terdapat di dalam tubuh. Netralisasi dilakukan dengan pemberian human tetanus immunoglobulin (HTIg) 150 UI/kgBB dosis tunggal secara intramuscular (IM). Apabila HTIg tidak tersedia berikan antitetanus serum (ATS) secara IM. Dalam pemberian ATS waspada ancaman resiko reaksi anafilaksis terhadap ATS dengan tes alergi (skin test) terlebih dahulu. Lakukan skin test dengan cara suntikkan ATS secara subkutan yang telah diencerkan 10 kali. Bila dalam lima menit tidak tampak reaksi alergi, lakukan penyuntikan ATS secara IM. Bersamaan dengan pemberian ATS berikan imunisasi tetanus toksoid (TT) secara IM pada sisi yang berlawanan.

Apabila toksin telah mencapai sistem saraf pusat, waspadai gejala lanjutan seperti kejang, gangguan respirasi, dan fungsi otonomik. Pemberian obat sedatif dapat digunakan untuk mengontrol kejang dan disfungsi otonomik. Benzodiazepin seperi diazepam dan midazolam dengan dosis 0,1 mg/kgBB secara intravena (IV) maupun IM setiap 1-4 jam dapat dijadikan pilihan. Opioid seperti morfin 0,1 mg/kgBB secara IV maupun IM setiap 2-6 jam dapat dikombinasikan dengan benzodiazepin. Antikonvulsan berupa venobarbital dan fenotiazin dapat diberikan secara sedatif tambahan.

Paket Vitalitas Hanya Rp. 100,000,
dapat jahe instant 1kg + kapsul pasak bumi isi 60kapsul
sudah legal izin BPOM

Seharusnya dengan sedative saja dapat mengatasi gejala. Namun apabila gejala belum hilang, pertimbangkan pemberian pelemas otot. Vekuronium 0,1 mg/kgBB secara IV atau atrakurium 0,5 mg/kkBB secara IV sudah cukup.

Pada kasus disfungsi otonomik, pemberian cairan dan nutrisi yang adekuat sangat penting. Untuk terapi farmakologisnya, magnesium sulfat dapat digunakan karena memiliki efek relaksasi, sedatif, dan control terhadap gangguan otonomik. Pemberian magnesium sulfat diawali dengan loading dose sebanyak 5 gram selama 20 menit dan diikuti dengan infus Intravena 2 gram/jam. Hati-hati karena dosis berlebih dapat menyebabkan paralisis dan lemas. Untuk itulah dibutuhkan monitor jumlah serum yang diberikan. Terakhir waspadai terjadinya depresi pernapasan. Apabila terjadi lakukan terapi suportif berupa pembebasan jalan napas, penghisapan lendir untuk mencegah aspirasi serta pemberian oksigen.


Di Posting Oleh Muhammad Yusuf - 01.08.00 | it's an information blog Print Ini

Banyak Di Lihat Pengunjung